“HIJABDAY, Long March & Tebar
Hijab”
Balikpapan, - Long March dan Tebar Hijab. Ya itu lah
yang diselenggarakan oleh PUSDIMA STIE madani Balikpapan selaku Lembaga Dakwah
Kampus dan sebagai hamba Allah untuk saling mengingatkan dalam rangka Hari Menutup
Aurat Internasional dengan melaksanakan “Gerakan Menutup Aurat” pada tanggal 14
Februari. Event ini berlandaskan untuk merubah paradika dalam masyarakat yang
mereka ketahui bahwa tanggal 14 adalah hari kasih sayang atau yang mereka sebut Valentine day. Namun, dalam kenyataannya
setelah dilakukan pengkajian mendalam Valentine Day tidak berlandaskan pada
Islam yang berarti kita tidak boleh ikut didalamnya. Seperti Firman Allah dalam Surah Al-Isra : 36, yang
artinya : “Dan janglah kamu megikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan
tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya itu akan
diminta pertanggung jawabannya”. Dan dalam Hadis Rasulullah SAW bersabda, yang artinya
:“ Barang siapa yang meniru atau
mengikuti suatu kaum (agama) maka dia termasuk kaum (agama) itu”.
Hari Menutup Aurat adalah hari yang di manfaatkan oleh
Pusdima Madani yang dikoordinir oleh Devisi Keputrian untuk menjadikan momentum
ini agar saling mengingatkan antar setiap muslim bahwa pentingnya berhijab yang
merupakan keharusan padanya. Dalam Al-Qur’an pun telah dalam Surah An-nur (24):31. Yang artinya : “Hendaklah mereka menahan pandangannya,
dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya (auratnya),
kecuali yang (biasa) nampak dari padanya (wajah dan kedua telapak tangan). dan
hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan
perhiasannya (auratnya) kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau
ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka,
atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki
mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita
muslimah, atau budak- budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki
yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum
mengerti tentang aurat wanita. dan janganlah mereka menghentakkan kaki (atau
tangan)nya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah
kalian kepada Allah wahai orang-orang yang beriman agar kalian beruntung”. Tidak hanya dalam Al-Qur’an dalam sebuah
hadist pun menceritakan dimana ada seorang perempuan yang bernama Asma’ binti
Abu bakar datang menemui Nabi Muhammad SAW. Dimana dia itu mengenakan baju yang
sangat tipis. Dan ketika nabi melihatnya beliau bersabdah yang berbunyi “ wahai
Asma’! sesunggunhya wanita apabila sudah balig, tidak boleh dilihat darinya
kecuali ini dan ini “. Beliau menunjuk ke muka dan telapak tanganya.
(HR.Abu Dawud).
Event Long March
dan Tebar Hijab Ini di laksanakan Ba’da Asyar dengan membagikan Hijab secara
Cuma-Cuma dan brosur yang berisikan informasi pentingnya berhijab pada setiap
orang yang kami temui dimulai dari area kampus sendiri untuk petugas dan
mahasiswa kampus. kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju tengah kota yakni taman
bekapai dibagikan pada ibu-ibu yang bertugas menyapu jalan dan masyarakat yang
ada di taman tersebut. Lalu perjalanan berakhir di pasar Klandasan, mebagikan
hijab pada ibu-ibu yang berjualan di pasar kelandasan.
“Bukankah
sesama muslim hendaknya salang mengingatkan?! dan dengan cara membagikan hijab dan sebuah
brosur inilah kita saling mengingatkan antar sesama muslim. Syiar ini pun tidak
terhenti sampai disini. Namun akan terus berjalan karena kita adalah syiar yang
berjalan. Dengan menjadikan diri sebagai contoh yang baik. Ketika kita berjalan
adalah dakwah, ketika kita berpakaian menurut syariat Islam adalah dakwah dan
setiap kata yang kita lontarkan itu adalah dakwah”, ujar Ukhty Esti selaku ketua
devisi Keputrian.(Mk.Umam)


