Sabtu, 21 Februari 2015

“HIJABDAY, Long March & Tebar Hijab”

“HIJABDAY, Long March & Tebar Hijab”





Balikpapan, - Long March dan Tebar Hijab. Ya itu lah yang diselenggarakan oleh PUSDIMA STIE madani Balikpapan selaku Lembaga Dakwah Kampus dan sebagai hamba Allah untuk saling mengingatkan dalam rangka Hari Menutup Aurat Internasional dengan melaksanakan “Gerakan Menutup Aurat” pada tanggal 14 Februari. Event ini berlandaskan untuk merubah paradika dalam masyarakat yang mereka ketahui bahwa tanggal 14 adalah hari kasih sayang atau yang mereka sebut  Valentine day. Namun, dalam kenyataannya setelah dilakukan pengkajian mendalam Valentine Day tidak berlandaskan pada Islam yang berarti kita tidak boleh ikut didalamnya. Seperti  Firman Allah dalam Surah Al-Isra : 36, yang artinya : “Dan janglah kamu megikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggung jawabannya”. Dan dalam Hadis Rasulullah SAW bersabda, yang artinya :“ Barang siapa yang meniru atau mengikuti suatu kaum (agama) maka dia termasuk kaum (agama) itu”. 



Hari Menutup Aurat adalah hari yang di manfaatkan oleh Pusdima Madani yang dikoordinir oleh Devisi Keputrian untuk menjadikan momentum ini agar saling mengingatkan antar setiap muslim bahwa pentingnya berhijab yang merupakan keharusan padanya. Dalam Al-Qur’an pun telah dalam Surah An-nur (24):31. Yang artinya : “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali yang (biasa) nampak dari padanya (wajah dan kedua telapak tangan). dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya) kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita muslimah, atau budak- budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. dan janganlah mereka menghentakkan kaki (atau tangan)nya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kalian kepada Allah wahai orang-orang yang beriman agar kalian beruntung”.  Tidak hanya dalam Al-Qur’an dalam sebuah hadist pun menceritakan dimana ada seorang perempuan yang bernama Asma’ binti Abu bakar datang menemui Nabi Muhammad SAW. Dimana dia itu mengenakan baju yang sangat tipis. Dan ketika nabi melihatnya beliau bersabdah yang berbunyi “ wahai Asma’! sesunggunhya wanita apabila sudah balig, tidak boleh dilihat darinya kecuali ini dan ini “. Beliau menunjuk ke muka dan telapak tanganya. (HR.Abu Dawud).



Event Long March dan Tebar Hijab Ini di laksanakan Ba’da Asyar dengan membagikan Hijab secara Cuma-Cuma dan brosur yang berisikan informasi pentingnya berhijab pada setiap orang yang kami temui dimulai dari area kampus sendiri untuk petugas dan mahasiswa kampus. kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju tengah kota yakni taman bekapai dibagikan pada ibu-ibu yang bertugas menyapu jalan dan masyarakat yang ada di taman tersebut. Lalu perjalanan berakhir di pasar Klandasan, mebagikan hijab pada ibu-ibu yang berjualan di pasar kelandasan.
“Bukankah sesama muslim hendaknya salang mengingatkan?!  dan dengan cara membagikan hijab dan sebuah brosur inilah kita saling mengingatkan antar sesama muslim. Syiar ini pun tidak terhenti sampai disini. Namun akan terus berjalan karena kita adalah syiar yang berjalan. Dengan menjadikan diri sebagai contoh yang baik. Ketika kita berjalan adalah dakwah, ketika kita berpakaian menurut syariat Islam adalah dakwah dan setiap kata yang kita lontarkan itu adalah dakwah”, ujar Ukhty Esti selaku ketua devisi Keputrian.(Mk.Umam)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar